Senin, 08 Desember 2014

Manajemen Memori, File dan Direktori

Manajemen memori merupakan salah satu tugas dari sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses yang harus diletakkan pada antrian.

Apa sih fungsinya? Fungsinya adalah sebagai berikut.

- Mengelola informasi yang dipakai dan tidak dipakai.
- Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan.
- Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai.
- Mengelola swapping atau paging antara memori utama dan disk.

Pada Sistem Operasi Linux, kita bisa melihat memori yang terpakai oleh suatu proses dengan perintah “free” pada terminal.
Perintah ini menunjukan bagaimana swap space dan banyak swapping yang terjadi.



Selain perintah “free”, kita juga dapat melihat penggunaan memori dan swap-nya dengan perintah berikut.



Pada Linux, kita bisa memaksimalkan penggunaan memori fisik (RAM) dengan memori virtual (swap).
Caranya adalah sebagai berikut.
Pertama-tama, kita lihat dulu nilai swappiness.


Setelah itu, kita ubah nilai swappiness sesuai dengan kebutuhan atau keinginan kita. Caranya adalah.


Cara di atas hanya bersifat sementara, maksudnya setelah d reboot, maka nilai swappinessnya akan kembali seperti semula.



Manajemen Disk & I/O

fdisk -l
Melihat daftar partisi yang dikenali




Untuk melihat isi dari flashdisk tersebut,
Untuk mencabut flashdisk,

caranya adalah : 
 




Untuk meng-eject CD/DVD-ROM, caranya adalah sebagai berikut : 



Untuk melihat perangkat I/O lainnya, kita dapat menggunakan perintah : 






Sorting

ls -lt  akan mengurutkan daftar file berdasarkan waktu (dari yang terbaru hingga terlama).





Untuk mengurutkan berdasarkan ukuran file bisa menggunakan ls -lS (dari yang terbesar   hingga yang terkecil).




Kompresi file
Ketika ingin membuat cadangan, arsip atau mengirimkan file yang banyak, biasanya kita menggunakan kompresi. Dalam lingkungan linux, ada dua program yang populer untuk kompresi yaitu gzip dan bzip2. Perintah gzip menggunakan algoritma Lempel-Ziv, sementara bzip2 menggunakan algoritma Burrows-Wheeler.

Kompresi dengan gzip






Kompresi dengan bzip2

$ bzip2 services                          gunakan perintah bunzip2 untuk dekompresi file bzip2

$ bunzip2 services.bz2




Tidak ada komentar:

Posting Komentar